Rabu, 12 Maret 2014

contoh laporan


EKSPERIMEN JOULE

Maula Asyari Ibrahim, Nur Ilmih Rusli,Nini Andriani,Siti Yulia Ningsih,Ika Mentari,Muh Irfan,Muh Takwin,

Laboratorium Fisika Modern Jurusan Geografi FMIPA
Universitas Negeri Makassar

Abstrak. Telah dilakukan eksperimen mengenai “Eksperimen joule”. Eksperimen ini bertujuan untuk memahami prinsip kesetaraan(ekuivalensi) energi panas dan energi mekanis  serta untuk menentukan nilai kesetaraan energi panas dan energi mekanis. Pada eksperimen ini menggunakan beberapa alat dan bahan yang dirangkai sesuai dengan rangkaian perangkat percobaan eksperimen joule. Pada eksperimen ini dilakukan pengambulan data sebanyak tiga kali dan adapun yang diukur yaitu massa air,massa kalorimeter,tegangan,kuat arus,suhu awal,suhu akhir,serta waktu. Pada analisis data

KATA KUNCI:




PENDAHULUAN


TEORI

Hukum pertama termodinamika merupakan pernyataan hukum kekekalan energi. Hukum ini menggambarkan hasil banyak eksperimen yang menghubungkan usaha yang dilakukan pada sistem, panas yang ditambahkan atau dikurangkan dari sistem, dan energi internal sistem. Dari definisi awal kalori, kita tahu bahwa dibutuhkan energi sebesar 1 kalori untuk menaikkan temperatur 1 g air menjadi 10C. Akan tetapi kita juga dapat menaikkan temperatur air atau sistem lain apapun dengan melakukan usaha padanya tanpa menambahkan sedikit pun panas dari luar.
V
Termometer
VS
kalorimeter Joule + Elemen
A
+
_









Gambar 7.1. Perangkat percobaan Joule
Gambar.7.1 di atasmenunjukkan diagram skematis modifikasi dari perangkat Joule yang dapat digunakan untuk menentukan jumlah usaha yang ekivalen dengan sejumlah panas tertentu, yaitu, jumlah usaha yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur satu gram air dengan satu Celcius derajat.
Air dalam kalorimeter pada Gambar tertutup dalam dinding insulasi agar temperatur system tidak dapat dipengaruhi oleh panas yang masuk atau keluar darinya. Dengan pemberian beda potensial VS  pada ujung-ujung kumparan dalam kalorimeter, arus listrik akan mengalir melalui amperemeter dan beda potensial akan timbul pada ujung-ujung kumparan yang akan menghasilkan usaha listrik pada sistem untuk memanaskan air. Usaha ini dikenal sebagai kalor joule, yang dapat dinyatakan sebagai,
                                                                                    [7.1]
di mana V  adalah beda potensial ujung-ujung elemen, I  adalah arus listrik dalam rangkaian, dan t adalah waktu pengaliran arus ke sistem. Energi panas yang dilepaskan oleh elemen listrik tersebut akan diterima oleh air dan kalorimeter sehingga temperatur system menjadi meningkat (pengecualian terjadi perubahan fase).
Besar energi panas Q  yang dibutuhkan oleh air untuk menaikkan temperaturnya sebanding dengan perubahan temperatur DT  dan massa m, yaitu:
                                                                                                              [7.2]
dimana c  adalah panas jenis air.
Hasil eksperimen Joule dan eksperimen-eksperimen sesudahnya adalah bahwa dibutuhkan 4,18 satuan usaha mekanis atau listrik (joule) untuk meningkatkan temperatur 1 g air dengan 1 0C, atau 4,18 J energi mekanis atau listrik adalah ekuivalen dengan 1 kal energi panas.



METODOLOGI EKSPERIMEN

Pada eksperimen kali ini menggunakan alat dan bahan diantaranya ialah power supply DC, Amperemeter 0-5 A DC, Voltmeter 0-50  DC, Kalorimeter joule lengkap, Termometer, Stopwatch, Neraca Ohauss 311 g, dan beberapa kabel penghubung. Adapun proses

HASIL EKSPERIMEN DAN ANALISA DATA
a.       Hasil Pengamatan

NST NeracaOhaus 311 g      =   0,01 gr
NST Voltmeter                     =  1 V
NST Amperemeter               =  0,1 A
NST Termometer                  =  1°C
NST Stopwatch                    =  0,1 s

Tabel 7.1.TabelHasilPengamatan
Besaran yang diukur
PengukuranKe -
I
II
III
Massa kalorimeter kosong + pengaduk, m1 (g)
134,00
134,00
134,00
Massa kalorimeter + air, m2 (g)
241,49
287,30
295,60
Massa air, ma (g)
108,49
153,30
161,60
Tegangan, V (volt)
5,5
6,5
11,0
Kuat Arus, I (A)
0,95
1,25
2,05
Suhu awal, T0 (0C)
28,0
28,0
28,0
Suhu akhir, Tf (0C)
31,0
31,0
31,0
Waktu, t (s)
360,00
285,00
75,00

b.      Analisa data
Data I
 
 
 
 
 
 

 
 
 

 

Data II
 
 
 
 
 
 

 
 
 

 

Data III
 
 
 
 
 
 

 
 
 

 


PEMBAHASAN


SIMPULAN


REFERENSI

Halliday, David danResnick, Robert. 1999. FisikaJilid2EdisiKelima (Terjemahan). Jakarta: Erlangga.
Tipler, Paul A. 2001. FisikauntukSainsdanTeknikEdisiKeduaJilid2(Terjemahan). Jakarta: Erlangga.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar